METRO – Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah II, Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, M.Si., mengapresiasi langkah Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) dalam menghadirkan Program Studi Kedokteran Hewan dan Program Profesi Dokter Hewan. Menurutnya, kehadiran pendidikan kedokteran hewan di UM Metro menjadi langkah strategis dalam memperluas kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Prof. Iskhaq dalam sambutannya pada Sidang Terbuka Senat Akademik Universitas Muhammadiyah Metro dan Launching Program Studi Kedokteran Hewan serta Program Profesi Dokter Hewan yang digelar di Gedung Sesat Agung Metro, Sabtu (8/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Ia menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikan di UM Metro. Ia juga memberikan apresiasi kepada orang tua dan keluarga yang telah mendukung proses pendidikan putra-putrinya hingga berhasil menyelesaikan studi.
“Selamat kepada para wisudawan atas keberhasilannya menyelesaikan studi di UM Metro. Kami berharap para lulusan terus berkarya, berprestasi, dan memberikan kontribusi serta menjadi solusi di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.
Apresiasi Pendidikan Kedokteran Hewan
Prof. Iskhaq menilai launching Program Studi Kedokteran Hewan dan Program Profesi Dokter Hewan menjadi capaian penting bagi UM Metro sekaligus bagi pengembangan pendidikan tinggi di wilayah kerja LLDIKTI Wilayah II.
Ia mengatakan, hingga saat ini UM Metro menjadi satu-satunya perguruan tinggi di wilayah kerja LLDIKTI Wilayah II yang memiliki pendidikan kedokteran hewan.
Menurutnya, sebelum UM Metro merealisasikan program tersebut, LLDIKTI Wilayah II telah mendorong sejumlah perguruan tinggi negeri di wilayah Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, dan Bangka Belitung untuk membuka pendidikan kedokteran hewan. Namun, tawaran tersebut belum mendapat respons hingga akhirnya UM Metro mengambil langkah untuk merealisasikannya.
“Ketika SK kedokteran hewan UM Metro diterbitkan, barulah beberapa perguruan tinggi lain bertanya mengapa UM Metro sudah memiliki kedokteran hewan. Saya sampaikan bahwa sebelumnya sudah kami tawarkan, tetapi UM Metro menyambut baik dan merealisasikannya,” katanya.
Ia berharap kehadiran Program Studi Kedokteran Hewan dan Program Profesi Dokter Hewan UM Metro mampu melahirkan dokter hewan yang tidak hanya mengabdi di Kota Metro dan Provinsi Lampung, tetapi juga berkontribusi di berbagai daerah di Indonesia.
“Kehadiran kedokteran hewan di UM Metro tentu bukan hanya membanggakan UM Metro, tetapi juga membanggakan kita semua. Insyaallah dari empat provinsi ini akan lahir dokter hewan yang dapat mengabdi di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Lulusan Dituntut Adaptif
Kepada para wisudawan, Prof. Iskhaq berpesan agar lulusan mampu membaca perubahan global yang berlangsung saat ini, terutama dinamika geopolitik dan geoekonomi yang turut memengaruhi perkembangan dunia kerja.
Menurutnya, perubahan tersebut dapat mengubah lanskap pekerjaan dalam waktu yang relatif cepat. Karena itu, lulusan perguruan tinggi tidak cukup hanya mengandalkan ijazah dan capaian akademik, tetapi harus terus mengembangkan kompetensi serta kemampuan beradaptasi.
“Yang akan memenangkan persaingan ke depan bukan hanya mereka yang hari ini lulus sebagai lulusan terbaik, tetapi mereka yang mampu beradaptasi dan berkolaborasi,” katanya.
Ia menambahkan, perubahan ekonomi global tidak selalu berarti hilangnya lapangan pekerjaan. Lapangan pekerjaan justru dapat bergeser dari sektor ekonomi lama menuju sektor-sektor baru yang berkembang.
Karena itu, kemampuan untuk terus belajar, memahami perkembangan baru, dan menyesuaikan diri menjadi modal penting bagi lulusan dalam menghadapi dunia kerja.
Integritas Jadi Modal Utama
Selain kemampuan adaptasi, Prof. Iskhaq menekankan pentingnya integritas bagi setiap lulusan dalam membangun karier dan kehidupan profesional.
Menurutnya, sejauh mana seseorang melangkah dan mencapai keberhasilan sangat dipengaruhi oleh kemampuan menjaga serta memperkuat integritas.
Ia mengingatkan para wisudawan agar tidak mengorbankan nilai-nilai moral hanya demi mengejar kesuksesan, jabatan, maupun keuntungan pribadi.
“Jadilah lulusan UM Metro yang memberikan solusi dan manfaat di tengah masyarakat dengan tetap menjaga integritas. Jangan sekali-kali melakukan hal-hal yang tidak terpuji hanya karena ingin cepat berhasil atau ingin meraih posisi tertentu,” tegasnya.
Iskhaq menilai nilai-nilai integritas telah menjadi bagian dari proses pendidikan di perguruan tinggi Muhammadiyah melalui pembelajaran Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Nilai tersebut menjadi bekal penting bagi lulusan ketika terjun ke tengah masyarakat.
Dorong UM Metro Jadi Kampus Berdampak
Prof. Iskhaq juga berharap UM Metro tidak hanya berperan dalam mencetak lulusan berkualitas, tetapi mampu menjadi perguruan tinggi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Hal tersebut, kata dia, sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang mendorong terwujudnya perguruan tinggi berdampak.
Perguruan tinggi, lanjutnya, diharapkan tidak hanya berkembang sebagai menara gading, tetapi mampu bekerja sama dengan pemerintah daerah, komunitas, dan berbagai elemen masyarakat untuk memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Kami berharap UM Metro menjadi perguruan tinggi pionir yang bersama-sama dengan pemerintah daerah dan komunitas di tengah masyarakat menjalankan berbagai program. Walaupun sederhana, tetapi memberikan dampak yang nyata,” ujarnya.
Ia memastikan LLDIKTI Wilayah II akan terus mendukung dan memfasilitasi pengembangan UM Metro agar semakin berkontribusi bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Iskhaq juga menyampaikan sejumlah target yang sebelumnya telah ia dorong kepada Rektor UM Metro, termasuk penguatan status kelembagaan, penambahan guru besar, serta pengembangan program pascasarjana.
Ia berharap penguatan sumber daya manusia dan kelembagaan tersebut semakin memperkuat posisi UM Metro sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berdampak.
“Dengan semangat untuk terus berkemajuan, UM Metro akan menjadi perguruan tinggi yang bisa diandalkan, termasuk alumninya menjadi alumni yang berdampak di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya.